Langkah Ketiga Menjdi Programmer yang Handal

October 10, 2009

Suatu hari si Kisaid disuruh ibunya untuk membeli gula di warung. Ibunya berkata, jika Kisaid mau membelikan gula di warung maka dia akan memberi kisaid uang seribu rupiah. Dasar anak sekarang dan jaman sekarang dimana uang seribu sudah berkurang ‘nilainya’, maka kisaid dengan santainya menjawab,”Ibu saja yang beli gula, nanti saya beri ibu uang dua ribu sebagai imbalan… ”. Cookkkk.
Nah, setelah membaca kisah diatas, pelajaran yang dapat kita ambil adalah Kisaid tidak memahami konteks/isi dari masalah yang diberikan Ibunya. Ibunya mempunyai masalah, yaitu kehabisan gula. Lalu problem solvingnya dia menyuruh Kisaid untuk membeli gula. Tapi, malahan…. Hehe. Okelah di langkah ketiga ini kita akan bahas tentang,
3. Mengaitkan dengan Konteks Masalah
Konteks dari soal perlu diperhatikan dan konteks tersebut kadang-kadang hanya tersirat saja. Yang dimaksud dengan konteks disini adalah pemahaman umum akan sesuatu yang sewajarnya diketahui pula. Agar lebih jelas, mari kita lihat contohnya:

Jika lonceng pada suatu jam berdentang setiap 1 detik, dalam jumlah dentang yang sesuai waktu
yang ditunjukkan, maka tepat pada pukul berapa dentang terakhir yang menunjukkan dentang ke 6 pada pukul 6? Apakah pukul 6:00:06? Jwabannya hanya ada benar, atau tidak benar. Silahkan dipikir dan dijawab, sebelum melihat pembahasan.
Read the rest of this entry »

Advertisements